AL-JIHAD SUNGAI BAMBU

Selamat datang wahai manusia yang lemah, karena Alloh lah yang kuat

Jumat, 14 Mei 2010

pemuda

بسم الله الرخمن الرحيم

berdasarkan kefahaman islam ynag mendalam, maka kami telah mengikatkan diri dengan fii sabilillah,

Walaupun rintangan akan selalu menghadang,

yang penting cinta Alloh akan selalu datang,

Wahai para pemuda ikatlah dirimu

Dengan islam

Karena itulah yang bisa mendatangkan cinta Alloh dan pertolongan-Nya

Kalau seandainya matahari di tangan kananku, dan bulan di tangan kiriku, pasti aku tetap mengikatkan diriku dengan islam

Perlu di ketahui !!!

Bahwa surga itu hanya bisa di capai dengan jihad dan shobar, tanpa itu pasti masuk neraka

Jakarta 1430 H

Pemuda islam

# الحمد لله #

Kamis, 29 April 2010

HANYA DUA JALAN

بسم الله الرحمن الرحيم

Hanya dua jalan

وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

Artinya : dan kami telah menunjukkan dua jalan kepadanya (Qs.Al-Balad (90) :10)

Alloh telah menerangkan pada ayat di atas, bahwa Alloh telah menunjukkan kepada manusia dua jalan, yaitu jalan yang benar dan jalan yang salah.

1. Jalan yang benar adalah jalan yang datangnya dari Alloh, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Baqoroh (2) ayat 147, yaitu :

الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ فَلاَ تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

Artinya : kebanaran itu datangnya dari Robmu, maka janganlah sekali-kali kamu menjadi orang-orang yang ragu.

Setelah kita perhatikan, ternyata yang datang dari Alloh adalah kitab-kitabnya, yaitu :

a. kitab zabur yang di berikan kepada Nabi daud, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Isro (17) ayat 55, yaitu :

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً

Artinya : dan kami berikan kitab zabur kepada Nabi daud

b. kitab taurot yang di berikan kepada Nabi musa, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Baqoroh (2) ayat 53, yaitu :

وَإِذْ آتَيْنَا مُوسَى الْكِتَابَ وَالْفُرْقَانَ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

artinya : dan ingatlah ketika kami memberikan kepada musa kitab taurot yang mengandung pembeda antara yang benar dan yang salah, supaya kamu mendapatkan petunjuk

c. kitab injil yang di berikan kepada nabi Isa, sebagaimana Alloh katakan didalam Alqur’an surat Al-hadid (57) ayat 27, yaitu :

وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً

artinya : dan kami berikan kepadanya (isa) kitab injil serta kami jadikan dalam hati orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang

d. kitab Alqur’an yang di berikan kepada Nabi Muhammad, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat thoha (20) ayat 2, yaitu :

مَا أَنزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْآنَ لِتَشْقَى

artinya : kami menurunkan Alqur’an kepadamu bukan untuk menyusahkanmu

Karena sekarang yang berlaku adalah Alqur’an, maka jalan yang benar adalah jalan yang ada di dalam Alqur’an

2. Jalan yang salah

Untuk mengetahui jalan yang salah, maka kita harus mengetahui dulu jalan yang benar, karena jalan yang salah adalah jalan yang bertentangan dengan dengan jalan yang benar, sedangkan untuk membedakan antara yang benar adalah yang salah adalah dengan Al-furqon (Alqur’an), sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-furqon (25) ayat 1, yaitu :

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَى عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيراً

Artinya : Maha suci Alloh yang telah menurunkan Al-furqon (Alqur’an) kepada hambanya agar ia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam

Dikatakan pada ayat di atas (Qs.2:147), bahwa jalan yang benar adalah yang datangnya dari Alloh, maka yang bukan datang dari Alloh adalah jalan yang salah.

Alloh juga berkata di dalam Alqur’an surat Al-An’am (6) ayat 153, yaitu :

وَأَنَّ هَـذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيماً فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya : (Alloh berkata) Dan sesungguhnya ini adalah jalanku yang lurus, maka ikutilah ia dan janganlah kamu mengikuti selainnya (kalau kamu mengikuti selainnya), maka ia akan melencengkan kamu dari jalan Alloh, itulah yang Alloh wasiatkan kepadamu, agar kamu bertakwa

Setelah kita perhatikan kalamulloh di atas, maka kita sebagai orang-orang islam diperintahkan oleh Alloh untuk mengikuti shirothol mustaqim, yaitu jalan yang lurus (Alqur’an), dan kita dilarang oleh Alloh untuk mengikuti jalan yang lain, karena kalau kita mengikuti jalan yang lain, maka jalan itu akan melencengkan kita dari jalan Alloh

Sesuatu yang datang bukan dari Alloh di sebut thoghut, sedangkan thoghut itu harus dijauhi atau di ingkari, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Baqoroh (2) ayat 256, yaitu :

لاَ إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدمِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ لاَ انفِصَامَ لَهَا وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Artinya : “……maka siapa saja yang mengingkari thoghut dan beriman kepada Alloh, maka sungguh ia telah berpegang teguh kepada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus ……”

Inti dari da’wah para Nabi juga adalah supaya beribadah atau taat kepada Alloh dan menjauhi thoghut, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-nahl (16) ayat 36, yaitu :

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ وَاجْتَنِبُواْ الطَّاغُوتَ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى اللّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلالَةُ فَسِيرُواْ فِي الأَرْضِ فَانظُرُواْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ

Artinya : Dan demi sungguh telah kami utus seorang Rosul pada setiap umat supaya menyerukan “beribadahlah kamu kepada Alloh dan jauhilah thoghut”

Diantara pengertian jalan yang benar dan jalan yang salah adalah iman dan kafir, maka siapa saja yang ingin kafir, silahkan ia kafir dan siapa saja yang ingin beriman, silahkan ia beriman, pernyataan ini di katakan oleh Alloh sendiri, di dalam Alqur’an surat Al-kahfi (18) ayat 29, yaitu :

وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ فَمَن شَاء فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاء فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَاراً

Artinya : dan katakanlah “kebenaran itu datangnya dari Robmu, maka siapa saja yang ingin (beriman), silahkan ia beriman dan siapa saja yang ingin (kafir), silahkan ia kafir, sesungguhnya kami menyediakan neraka bagi orang-orang yang dzolim

Pada ayat ini, Alloh telah memberikan pilihan kepada manusia, mau iman (jalan yang benar) atau kafir (jalan yang salah), iman berarti selalu melaksanakan apa yang di perintahkan oleh Alloh dan Rosul-Nya, sedangkan kafir adalah sebaliknya, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-nur (24) ayat 51, yaitu :

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Artinya : Hanya perkataan orang-orang yang beriman sajalah, yang apabila diajak kepada (aturan) Alloh dan Rosul-Nya, supaya dia menghukum diantara mereka, mereka mengatakan “kami mendengar dan kami taat” dan mereka itulah orang-orang yang beruntung

Pada ayat tersebut dikatakan bahwa orang beriman itu selalu melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Alloh dan Rosul-Nya, juga pada ayat yang lain (Qs.33:36), yaitu :

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً

Artinya : dan tidak ada laki-laki atau perempuan yang beriman, apabila Alloh dan Rosul-Nya menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan yang lain terhadap ketetapan itu, dan siapa saja yang berma’siat kepada Alloh dan Rosul-Nya, maka sungguh ia telah sesat dengan kesesatan yang nyata

Dikatakan juga pada ayat ini, bahwa orang beriman itu tidak ada pilihan terhadap ketetapan Alloh dan Rosul-Nya dan yang berma’siat atau durhaka kepada Alloh dan Rosul-Nya, maka itulah yang sesat atau berada pada jalan yang salah, dan juga bisa di sebut kafir atau dzolim, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Ankabut (29) ayat 47 & 49, yaitu :

وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الْكَافِرُونَ

وَمَا يَجْحَدُ بِآيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

Artinya : dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Alloh kecuali orang-orang kafir. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Alloh kecuali orang-orang dzolim

Kafir sama dengan dzolim (Qs.2:254), dzolim sama dengan musyrik (Qs.31:13), fasik sama dengan munafik (Qs.9:67), munafik sama dengan kafir (Qs.9:84), maka munafik itu mewakili fasik, sedangkan kafir mewakili dzolim dan musyrik

Orang-orang munafik dan orang-orang kafir itu akan masuk neraka sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-Nisa (4) ayat 140, yaitu :

إِنَّ اللّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعاً

Artinya : Sesungguhnya Alloh akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di neraka jahannam semuanya

Kesimpulan :

1. Alloh telah memberikan dua jalan kepada manusia, yaitu jalan yang benar dan jalan yang salah

2. Jalan yang benar adalah jalan yang datangnya dari Alloh atau Alqur’an (Qs.2:147) sedangkan jalan yang salah adalah jalan yang datangnya dari selain-Nya

3. Maka ikutilah jalan yang benar itu dan janganlah ikuti jalan selain-Nya, karena kalau kita mengikuti jalan selain-Nya, maka itu akan melencengkan kita dari jalan Alloh (Qs.6:153)

Rabu, 31 Maret 2010

toni blair ternyata baca qur'an, rajin lagi !!!

Ternyata Tony Blair Sudah Beberapa Kali Tamat Al Qur’an
Quote:
Mantan Perdana Menteri Inggris yang pernah membuat heboh dengan politik “Assalamualaikum-nya”, ternyata saat masih menjadi PM pernah serius mempelajari Islam untuk lebih memahami Islam lewat bacaan terjemahan Al Qur’an.

Tak kurang dari 3 kali dia menamatkan bacaan Qur’annya. Bahkan dari pengakuannya dia selalu membawa Al Qur’an kemanapun dia pergi. Hal ini dia tiru dari Chelsea Clinton (putri Bill Clinton) yang pernah menghadiahkan sebuah Al Qur’an kepadanya dan di anggap sebagai orang yang merubah Tony Blair menjadi pembaca Al Qur’an.

Bagi Tony Blair Al Qur’an adalah sumber inspirasi dan keberanian. Didalamnya dia menemukan konsep kasih sayang dan persahabatan sebagai jiwa dari kemanusiaan. Dia juga memuji keyakinan Islam sebagai sesuatu yang “indah”.

Akhirnya ada pelajaran yang bisa kita renungkan, jika Tony Blair dan Chelsea yang non muslim selalu membawa Al Qur’an kemanapun mereka pergi, maka sebagai muslim sampai di manakah kita membawa Al Qur’an di dalam hidup dan kehidupan kita?
Di kenyataan selama ini kita lebih berani menceraikan Al Qur’an daripada merujukimya.
Dahsyat nih, ternyata orang yang selama ini di kecam dunia Islam, khususnya Timur Tengah ini rupanya tiga kali khatam Al-Qur'an, Subhanallah.

Sumber

Senin, 15 Maret 2010

Rosululloh, satu-satunya orang yang harus diikuti

بسم الله الرحمن الرحيم

Rosululloh, satu-satunya orang yang harus diikuti

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَاللهُ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ

Artinya : katakanlah “jika kamu mencintai Alloh, maka ikutilah aku. Pasti Alloh akan mencintaimu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu dan Alloh maha pengampun lagi maha penyayang”(Qs. Ali-imron(3):31)

Pada ayat tersebut Alloh memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw, untuk mengtakan kepada umatnya, bahwa jika ada manusia yang cinta kepada Alloh, maka ia harus mengikuti-nya (Nabi Muhammad), dan jika ada orang yang tidak mau mengikuti Nabi Muhammad, maka ia sebenarnya tidak cinta Alloh, walaupun ia merasa bahwa ia mencintai Alloh. Alloh juga berkata di dalam Alqur’an surat Al-ahzab (33) ayat 21, yaitu :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُوْلِ اللهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللهَ وَالْيَوْمَ الاَخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيْرًا

Artinya : Sungguh-sungguh telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada diri Rosululloh yaitu bagi orang yang mengharapkan pertemuannya dengan Alloh dan hari akhir dan ia berdzikir yang banyak kepada Alloh

Itulah ayat-ayat Alloh yang menerangkan kepada kita, bahwa kita harus mengikuti Rosululloh saw.

Kalau kita lihat ayat di atas (Qs.3:31), maka jika ada orang yang mengikuti Rosululloh, pasti ia akan di cintai oleh Alloh dan akan diampuni dosa-dosanya, sebaliknya jika ada orang yang tidak mau mengikuti Rosululloh, maka ia tidak akan di cintai oleh Alloh dan juga tidak diampuni dosa-dosanya.

Timbul pertanyaan, kenapa hanya Rosululloh sajalah yang dijadikan sebagai contoh hidup ?, karena ia mempunyai akhlak yang mulia, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-qolam (68) ayat 4, yaitu :

وَاِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

Artinya : Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berada pada akhlak yang mulia

Alloh memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw untuk mengikuti Millah Ibrohim, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-nahl (16) ayat 123, yaitu :

ثُمَّ اَوْحَيْنَا اِلَيْكَ اَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ ِابْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

Artinya: Kemudian kami wahyukan kepadamu supaya kamu mengikuti millah ibrohim yang lurus dan tidaklah ia termasuk orang-orang yang musyrik

Oleh karena kita di perintahkan oleh Alloh untuk mengikuti nabi Muhammad, maka kita pun harus mengikuti Nabi Ibrohim, sebagaimana Nabi Muhammad diperintahkan oleh Alloh untuk mengikutinya.

Diantara millah (sikap, sifat, kelakuan atau ajaran) Nabi Ibrohim adalah selalu membenci dan memusuhi orang-orang kafir untuk selama-lamanya sampai ia beriman kepada Alloh saja, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Mumtahanah (60) ayat 4, yaitu :

قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِى اِبْرَاهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهُ اِذْ قَالُوْا لِقَوْمِهِمْ اِنَّا بُرَءَاؤُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ اَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوْا بِاللهِ وَحْدَهُ اِلاَّ قَوْلَ اِبْرَاهِيْمَ لاَِبِيْهِ لَأَسْتَغْفِرَنَّ لَكَ وَمَا اَمْلِكُ لَكَ مِنَ اللهِ مِنْ شَيْءٍ رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَاِلَيْكَ اَنَبْنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ

Artinya : Telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada diri nabi ibrohim dan orang-orang yang bersamanya, ketika mereka berkata kepada kaumnya “sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa-apa yang kamu sembah selain Alloh, kami ingkari kamu, dan telah nyata antara kami dan kamu ada permusuhan dan kebencian untuk selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Alloh saja” kecuali perkataan ibrohim kepada bapaknya (yaitu) “ aku akan memintakan ampunan untukmu …”

Dan sifat nabi Ibrohim ini pun diikuti oleh nabi Muhammad, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat Al-Fath (48) ayat 29, yaitu :

مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ وَالَّذِيْنَ مَعَهُ اَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَيهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُوْنَ فَضْلاً مِنَ اللهِ وَرِضْوَانًا

Artinya : Muhammad Rosululloh dan orang-orang yang bersamanya itu keras, tegas, tidak ada kompromi terhadap orang-orang kafir, saling kasih sayang terhadap sesama orang yang beriman, kamu lihat ruku’ dan sujud mereka itu mencari keutamaan dari Alloh dan keridhoan-Nya

Pada ayat tersebut Alloh menerangkan bahwa Nabi Muhammad itu bersifat keras, tegas, tidak ada kompromi terhadap orang-orang kafir dan saling kasih sayang terhadap sesama mereka.

Ada kesamaan antara sifat Nabi Muhammad dan Nabi Ibrohim. Dan itulah yang harus kita ikuti.

Kesimpulan / Tafsiran (Qs.3:31)

1. Bukti seseorang cinta kepada Alloh adalah mengikuti Rosululloh, jika tidak mengikuti Rosululloh, berarti ia tidak cinta Alloh

2. Dan orang yang mengikuti Rosululloh, maka Alloh akan mencintainya dan mengampuni dosa-dosanya

Rabu, 10 Maret 2010

kesesuaian dunia dan akhirat

بسم الله الرحمن الرحيم

Kesesuaian dunia dan akhirat

Alloh berkata di dalam Alqur’an surat Al-Qoshos (28) ayat 77, yaitu :

وَابْتَغِ فِيْمَا اَتَاكَ اللهُ الدَّارَ الاَخِرَةَ وَلاَ تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Artinya : “Dan carilah olehmu negri akhirat dengan sesuatu yang telah Alloh datangkan kepadamu dan janganlah kamu lupa terhadap bagianmu di dunia”

Pada ayat di atas Alloh memerintahkan kepada hambanya untuk mencari negri atau kesenangan akhirat dengan sesuatu yang telah di datangkan oleh Alloh. Dan sesuatu yang di datangkan atau di wahyukan Alloh itu adalah Alqur’an, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-Najm (53) ayat 4, yaitu :

اِنْ هُوَ اِلاَّ وَحْيٌ يُوْحَى

Artinya : “Tidaklah ia itu kecuali wahyu (alqur’an) yang di wahyukan atau didatangkan (oleh Alloh)”

Cara menggunakan Alqur’an untuk mencari negri atau kesenangan akhirat adalah dengan membacanya (Qs.29:45), mempelajarinya (Qs.38:29), dan mengamalkannya (Qs.9:105)

Pada ayat di atas juga, Alloh mengingatkan kepada manusia untuk tidak lupa terhadap bagiannya di dunia, tapi itu jangan berlebih-lebihanatau hanya sekedarnya saja, sebagaimana Alloh katakan di dalam Alqur’an surat An-Nisa (4) ayat 77, yaitu :

قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيْلٌ وَ الاَخِرَةُ خَيْرٌ لِّمَنِ اتَّقَى

Artinya : “katakanlah kesenangan dunia itu hanya sedikit dan akhjirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa”

Kesimpulan / Tafsiran (Qs. 28 : 77)

1. Alloh memerintahkan kepada hambanya supaya mencari negri atau kesenangan akhirat dengna sesuatu yang telah di datangkan atau di wahyukan oleh Alloh yaitu Alqur’an (Qs.53:4)

2. Cara mendapatkan negri atau kesenangan akhirat adalah dengan membaca (Qs.29:45), mempelajari (Qs.38:29) dan mengamalkan Alqur’an (Qs.9:105)

3. Alloh juga memerintahkan supaya mencari kehidupan dunia (Qs.62:10) tapi jangan berlebihan, karena dunia itu nilainya sedikit di banding akhirat (Qs.4:77)

Selasa, 02 Maret 2010

RISALAH SHOUM


بسم الله الرحمن الرحيم

RISALAH SHOUM

A. Pengertian Shoum

- Shoum menurut bahasa artinya menahan diri

- Shoum menurut istilah artinya menahan diri dari makan, minum, jima’ ( hubungan suami istri ), ma’siat dan dari segala yang membatalkan, dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari di sertai niat.

B. Macam-macam Shoum

Shoum itu mempunyai 2 macam, yaitu :

a. Shoum Wajib adalah shoum yang harus dilaksanakan oleh orang yang beriman.

b. Shoum sunnah adalah Shoum yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila di tinggalkan tidak mendapat apa-apa.

Shoum Wajib itu ada 3 macam, yaitu :

1. Shoum Romadhon

Shoum Romadhon adalah Shoum yang di laksanakan pada bulan romadhon

2. Shoum Nadzar

Shoum Nadzar adalah Shoum yang di laksanakan karena janji pada diri sendiri

3. Shoum kafarot

Shoum kafarot adalah Shoum yang di laksanakan karena melanggar aturan-aturan Alloh

C. Perintah Shoum Romadhon

Sebelum turun perintah shoum romadhon, Rosululloh melaksanakan shoum ‘Ashuro tapi setelah turun perintah itu, maka rosululloh tidak lagi melaksanakannya.

Shoum romadhon di perintahkan oleh Alloh swt, di dalam Alqur’an surat Al-Baqoroh (2) ayat 183, yaitu :

يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman di wajibkan atas kamu berShoum sebagaimana di wajibkan orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa

D. Hal-hal yang Membatalkan Shoum

Ada beberapa hal yang membatalkan Shoum, diantaranya adalah :

1. makan

2. minum

3. jima’ ( hubungan suami istri )

E. Hal-hal yang merusak Shoum

Shoum itu akan rusak atau tidak akan mendapat apa-apa, jika berma’siat atau melanggar aturan-aturan Alloh

F. Rukhsokh { Qs. Al-Baqoroh (2) : 184 / 185 }

Rukhsokh adalah keringanan dari Alloh untuk tidak melakukan perintah-Nya.

Orang-orang yang mendapatkan rukhsokh atau keringanan untuk tidak melaksanakan shoum adalah

1. sakit

2. safar ( dalam perjalanan )

3. haidh

4. kakek-kakek / nenek-nenek

5. wanita hamil

6. wanita menyusui

7. sakit yang tidak sembuh

Tiga golongan pertama cara menggantinya dengan shoum pada hari lain, dan lima golongan berikutnya cara menggantinya dengan membayar fidyah

Fidyah adalah memberi makan satu orang miskin, kalau yang ditinggalkannya 5 hari, maka dia harus memberi makan 5 orang miskin

G. Keutamaan Shoum Romadhon

Diantara keutamaan shoum Romadhon adalah

1. Diampuni dosa yang telah lalu bagi orang yang shoumnya ikhlash dan mencontoh Rosululloh

2. Diturunkan Al-qur’an di dalamnya ( Qs. 2 : 185 )

3. Adanya lailatul qodr yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan

( Qs. 97 : 1-5 )

H. Adab-adab shoum Romadhon

Adab-adab shoum Romadhon adalah

1. mengakhirkan sahur

2. menyegerakan berbuka

3. berdo’a ketika berbuka (setelah minum air), yaitu :

ذَهَبَ الظَّمَاءُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ اِنْ شَاءَ اللهُ

Artinya : Telah hilang haus dan telah basah tenggorokan serta telah di tetapkan pahala Insya Alloh

4. Tadarus Alqur’an

5. Shodaqoh

6. Qiyamu Romadhon